Terungkap! Rooney Ternyata Tak Setuju MU Jual Di Maria

Wayne Rooney baru-baru ini mengungkapkan salah satu penyesalan yang dia rasakan semasa masih aktif membela Manchester United. Penyesalan itu adalah kepergian winger Argentina, Angel Di Maria dari Old Trafford.

Sebagaimana diketahui, Manchester United memang merekrut Angel Di Maria dari Real Madrid dengan harga 75 juta euro pada musim panas tahun 2014 silam.

Banyak yang menganggap bahwa perekrutan itu adalah keputusan yang tepat, mengingat winger Argentina tampil garang bersama Real madrid.

Benar saja, pada awalnya penampilan Angel Di Maria sebenarnya tergolong impresif di skuat The Red Devils.

Tapi sayang, pekan demi pekan berlalu, Angel Di Maria mulai dipinggirkan dan kerap jadi sasaran kritik. Alhasil, dia pindah ke Paris Saint-Germain setelah hanya semusim membela panji Setan Merah.

Nah, kepergian Di Maria ini yang disesalkan Rooney, karena menurut sosok yang kala itu menjabat sebagai kapten, eks Benfica adalah pemain yang luar biasa.

“Ia adalah pemain yang sangat luar biasa,” ujar Rooney kepada Sunday Times.

Rooney bahkan mengungkapkan fakta bahwa saat Di Maria datang, pelatih Van Gaal menegaskan bahwa eks Real madrid adalah satu-satunya pemain yang diperbolehkan menggiring bola di atas lapangan.

“Ketika datang ke Manchester United, saya ingat Louis van Gaal mengatakan ini ke tim ‘Dia adalah satu-satunya yang boleh menggiring bola’. Angel bekerja tanpa kenal lelah di atas lapangan.”

“Umpan dan visi permainannya sangat brillian. Ia sebenarnya bisa menjadi bintang besar di United,” ujar Rooney.

Mantan pemain Everton ini menganggap di Maria bukannya gagal di Manchester United, hanya saja dia datang pada saat yang tidak tepat, belum lagi masalah perampokan yang sempat menimpa keluarganya.

“Pada saat itu kami berada dalam periode transisi dan sangat sulit untuk menyesuaikan diri. Ia memiliki anak-anak yang masih kecil dan tinggal dekat rumah saya,”

“Pada saat itu ada seseorang yang mencoba untuk merampoknya dan saya ingat betul, ia dan keluarganya benar-benar terkejut. Sejak saat itu, segalanya menjadi lebih sulit baginya dan memang lebih baik baginya untuk pergi.” ujarnya.

Harry Maguire Akui MU Hanya Kalah Pengalaman

Kegagalan Manchester United di ajang Liga Europa musim ini membuat bek Harry Maguire merasa kecewa. Meski begitu dia bersumpah pada para fans Setan Merah bahwa ia akan menghadirkan lagi trofi secepat mungkin.

Trofi Juara Liga Europa memang jadi satu-satunya harapan Manchester United sebelum kampanye musim ini berakhir. Pasalnya, mereka gagal di dua kompetisi domestik, terlebih lagi Premier League.

Di ajang Liga Europa setidaknya ada secercah harapan setelah keberhasilan melaju ke babak semifinal. Namun, pasukan Ole Gunnar Solskjaer tersebut gagal mewujudkan mimpinya jadi juara di Liga Europa.

Penyebabnya adalah kekalahan dari Sevilla di babak semifinal kemarin. Berhadapan dengan wakil Spanyol di Cologne, Jerman, Manchester United kalah dengan skor 2-1.

Padahal, dalam laga tersebut mereka sempat unggul lebih dulu lewat penalti Bruno Fernandes. Sayang, Wakil Spanyol berhasil mencetak dua gol balasan melalui Luuk De Jong dan Suso.

Kekalahan ini seakan membuat United terkutuk ketika melangkah ke semifinal. Sebab di dua laga semifinal sebelumnya, mereka juga tumbang. Yang pertama di FA Cup dari Chelsea dan Carabao Cup dari Manchester City.

Jelas ini kekecewaan yang besar, namun bek Harry Maguire melontarkan sebuah janji kepada fans Manchester United. Ia mengatakan akan membuat Manchester united kembali memenangkan trofi juara dalam waktu dekat.

“[Trofi] akan segera terjadi. Kami ingin memenangkannya secepat mungkin. Jika kami mengambil langkah raksasa musim depan, kami akan meningkat lagi,” kata Maguire pada BT Sport.

Lebih lanjut, mantan pemain Leicester City mengklaim bahwa Manchester United sebenarnya tampil lebih baik dari Sevilla pada pertandingan tersebut. Satu-satunya alasan kekalahan Setan Merah adalah pengalaman.

“Malam ini kami muncul dan tim terbaik kalah. Mungkin kurangnya pengalaman itu merugikan kami. Kami seharusnya tidak kebobolan gol kedua itu,” keluh Maguire.

Dengan begitu, Manchester United memperpanjang catatan negatif mereka tanpa trofi juara dalam tiga musim beruntun. Faktanya, itu merupakan catatan terburuk Manchester United dalam 31 tahun terakhir.

De Jong Tak Puas Dengan Musim Debuntya di Barcelona

Kendati sering diandalkan Barcelona musim ini, Frenkie De Jong mengaku kurang puas dengan performanya di musim debut bersama raksasa Catalan.

Seperti diketahui, gelandang 23 tahun itu resmi menjadi bagian dari Barcelona sejak bursa transfer musim panas kemarin. Ia ditebus dari Ajax Amsterdam lewat kocek tak kurang dari 75 juta Euro.

Performa apik De Jong bersama dengan Ajax di musim 2018/19 kemarin membuat Barcelona sama sekali tak ragu untuk merogoh kocek sebanyak itu.

Pada musim pertamanya bersama Raksasa Catalan, De Jong bisa dikatakan mendapatkan jam bermain yang cukup reguler. Dia mencatatkan 40 penampilan di semua ajang, mengukir 2 gol dan 4 assist diantaranya.

Bermain bagi Barcelona menurut sang pemain adalah impiannya sejak lama, karena itu dia merasa sangat senang karena musim debutnya sudah tuntas.

“Saya sangat gembira bisa memenuhi mimpi saya untuk bermain di Barcelona,” ujar De Jong kepada Sport.

Terlepas dari hal teknis, De Jong mengaku sangat menikmati kehidupannya di Barcelona. Dia banyak terbantu oleh orang-orang di klub sehingga tak kesulitan dalam proses adaptasi.

“Bermain untuk klub ini selalu menjadi mimpi saya. Saya senang dengan kehidupan saya di klub ini, saya juga senang dengan para staff. Saya benar-benar menikmati kehidupan saya di sini.” Tandasnya.

Hanya saja, di satu sisi De Jong mengakui ada yang mengganjal dengan musim debutnya bersama Barcelona. Sang pemain merasa bahwa harusnya dia bisa bermain lebih baik dari ini.

“Jika kita bicara mengenai performa saya, saya mengakui bahwa saya seharusnya bisa bermain lebih baik di tahun ini.”

“Saya memang tidak sering bermain buruk, namun saya tidak pernah bermain dengan sangat bagus. Jadi saya rasa musim ini cukup Ok, tetapi itu tidak cukup.” ujarnya.

Adapun, saat ini De Jong dan para pemain Barcelona lainnya sedang bersiap untuk melakoni pertandingan melawan Napoli di leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa.

Rencananya, pertandingan tersebut akan berlangsung pada Minggu dinihari WIB nanti (09/08) di Camp Nou.

Agen Kembali Konfirmasi Keinginan Coutinho kembali ke Inggris

Kia Joorabchian, Agen Transfer Philippe Coutinho ini kembali membeberkan ke mana kliennya ingin berlabuh musim depan. Playmaker milik Barcelona itu disebutnya ingin kembali merasakan sengitnya persaingan di Liga Primer Inggris.

Sejatinya, playmaker asal Brazil ini pernah merasakan kerasnya persaingan di Premier League, tepatnya bersama Liverpool pada periode 2010 sampai 2018. Setelahnya, dia memutuskan hijrah ke Spanyol untuk bergabung dengan Barcelona.

Nahasnya, perjalanan karir pemain Brazil bersama dengan Raksasa Catalan tak berjalan baik. Coutinho tampak kesulitan beradaptasi dengan skuat El Blaugrana. Alhasil dia dipinjamkan ke Bayern Munchen sejak musim panas kemarin.

Seiring berakhirnya kampanye musim ini, berakhir juga masa peminjaman Coutinho di Bayern Munchen. Barcelona juga enggan menerima kembali pemain Brazil karena sudah memiliki pemain sekaliber Antoine Griezmann.

Karena alasan tersebut, Coutinho diyakini akan menjadi salah satu pemain yang dijual Barcelona di musim panas nanti.

Kia Joorabchian sendiri mengakui bahwa situasi kliennya saat ini cukup rumit.

“Situasinya saat ini cukup rumit,” ujar Joorabchian kepada talkSPORT.

Sang pemain belum bisa mengambil keputusan tentang kemana dia akan berlabuh musim depan. Pasalnya, Coutinho masih harus membantu Bayern Munchen di sisa kompetisi Liga Champions Eropa.

“Liga Champions akan digelar hingga tanggal 23 Agustus mendatang, sehingga sulit bagi pemain seperti Coutinho untuk mencari klub sebelum itu selesai.” Tandasnya.

Tapi, sang agen memberikan indikasi bahwa sepertinya Coutinho ingin kembali mencicipi kerasnya persaingan di Premier League musim depan. Walau begitu, sang pemain juga tak menutup pintu untuk tetap bertahan di Camp Nou.

“Kami tidak pernah menutup-nutupi bahwa dia ingin kembali ke Premier League jika kondisinya memungkinkan. Ia sangat mengagumi Premier League.”

“Saya rasa kembali ke Inggris adalah salah satu prioritasnya, meski ia tidak menutup kemungkinan bermain bagi Barcelona. Segalanya masih bisa terjadi, dan ada banyak yang tertarik padanya karena dia adalah pemain yang hebat.” ujarnya.

Kabar yang beredar mengklaim bahwa Coutinho sedang diminati oleh raksasa London Utara, Arsenal. Di satu sisi, dia juga dikaitkan dengan Manchester United dan Tottenham Hotspur.

Manchester United Tak Boleh Bergantung Hasil Tim Lain

Pelatih Ole Gunnar Solskjaer meminta para pemainnya untuk tidak memikirkan kemungkinan Chelsea akan terpeleset dan fokus pada hasil sendiri demi mendapatkan posisi terbaik.

Persaingan menuju empat besar Premier League musim ini memang tampak begitu sengit. Setidaknya, ada tiga tim yang memperebutkan dua tiket ke Liga Champions Eropa musim depan, mereka adalah Chelsea, Leicester City dan Manchester United.

Secara berurutan ketiga tim tersebut menduduki peringkat ke-3, 4 dan 5. Manchester United yang berada di posisi terbawah berpeluang naik ke tiga besar andai menang atas West Ham United dinihari WIB nanti.

Pasalnya, Leicester City sudah memainkan pekan ke-36 dan kalah di tangan Tottenham, sedangkan Chelsea akan menghadapi Liverpool.

The Blues diprediksi bakal terpeleset saat menghadapi sang juara Premier League, sehingga ini jadi kesempatan emas bagi Manchester United. Tapi, pelatih Ole Gunnar Solskjaer meminta timnya untuk tidak bergantung pada hasil tim lain.

“Kami hanya perlu fokus pada diri kami sendiri untuk saat ini,” ujar Solskjaer kepada MUTV.

Yang perlu dilakukan para pemainnya adalah meraih kemenangan di sisa dua pertandingan demi mengincar satu tempat di liga champions musim depan.

“Jika kami melakukan tugas kami, maka kami akan mendapatkan apa yang kami inginkan. Jadi itu harus menjadi fokus kami saat ini. Ada dua laga yang tersisa bagi kami dan itu adalah dua pertandingan yang akan mempengaruhi proses dan perjalanan tim ini.”

Manchester United sendiri akhirnya menelan kekalahan perdana setelah melalui 19 laga tanpa terkalahkan. Kekalahan perdana itu ditelan Setan Merah saat menghadapi Chelsea di babak semifinal Piala FA.

Namun Solskjaer menegaskan bahwa timnya sudah melupakan kekalahan mengecewakan tersebut dan sepenuhnya fokus pada pertandingan melawan West Ham United.

“Tim ini sudah belajar di sepanjang waktu. Hasil mengecewakan di hari Minggu saya yakin akan memberikan kami hasrat dan determinasi untuk bangkit.” ujarnya.

Selain lewat jalur finish di empat besar klasemen akhir, Manchester United punya cara lain untuk menembus Liga Champions Eropa musim depan, tepatnya dengan cara menjadi juara Liga Europa.

Jika Hasilnya Mengecewakan, Conte Siap Dipecat

Isu pemecatan Antonio Conte dari kursi pelatih Inter Milan sempat mengemuka saat klub tergusur dari empat besar klasemen sementara. Menariknya, mantan pelatih Juventus tersebut mengaku siap dipecat jika memang klub tidak puas dengan kinerjanya.

Conte sendiri baru dipercaya menangani Inter Milan sejak awal musim ini. Pelatih berusia 50 tahun itu cukup berpengalaman, pernah mengantar Juventus meraih tiga scudetto beruntun, kemudian menangani Timnas Italia.

Dia bahkan berhasil mempersembahkan gelar Premier League di musim pertamanya sebagai pelatih Chelsea. Sayang, kinerja yang berbeda terlihat pada musim perdananya bersama dengan Nerazzuri.

Memang, Inter sempat tancap gas, meraih sederet hasil bagus di awal musim ini, bahkan mereka pernah menguasai klasemen sementara cukup lama. Tapi belakangan, La Beneamata justru menunjukkan penurunan.

Sebelum Serie A ditunda karena pandemi Virus Corona, Inter Milan bahkan tergusur sampai peringkat ke-3. Mereka juga tergusur lagi satu posisi ke bawah setelah kalah dari Bologna dan ditahan imbang Hellas Verona.

Saat itu, isu pemecatan Conte sempat mengemuka, dan menariknya eks pelatih Chelsea ini mengaku siap dipecat andai memang kinerjanya dirasa tidak memuaskan.

“Jika semua orang senang dengan kinerja saya, dan saya rasa begitulah kondisinya sekarang, dari yang saya dengar, maka saya tidak melihat alasan mengapa kami tidak bisa terus berjalan,”

“Jika mereka tidak senang dengan tugas yang saya lakukan, maka saya takkan ragu untuk mundur dari jabatan,” ujar Conte kepada Sky Sport Italia.

Adapun pada kesepakatan awalnya, Antonio Conte menyepakati kontrak berdurasi tiga tahun di Inter Milan. Tugasnya memang membawa klub kembali ke tempat yang seharusnya, tapi yang bersangkutan sadar bahwa untuk mencapai tugas tersebut butuh waktu yang tidak sebentar.

“Saya dipanggil oleh Inter untuk proyek tiga tahun, untuk membawa mereka ke tempat yang seharusnya. Sayangnya, itu membutuhkan waktu,” tambahnya.

Terbaru, Antonio Conte berhasil mengalahkan Torino dengan skor 3-1 pada Selasa (14/7/2020) dini hari tadi. Kemenangan tersebut membuat Inter Milan berhasil merebut kembali peringkat ke-2 pada klasemen sementara. Kini mereka hanya tertinggal delapan poin dari pemuncak, Juventus.

Nemanja Matic Resmi Tambah Kontrak di MU

Senin Sore (06/07), Manchester United mengkonfirmasi bahwa pihak klub telah mencapai kesepakatan dengan gelandang veteran klub, Nemanja Matic terkait kontrak baru. Ya, pemain Serbia itu telah resmi memperpanjang kontraknya di Old trafford.

Sejatinya, kontrak mantan pemain Chelsea tersebut baru akan berakhir pada musim panas ini. Tapi memang dalam kontraknya tersebut terdapat klausul yang memperbolehkan perpanjangan otomatis untuk satu tahun ke depan.

Nah, mengingat kontribusi sang pemain dalam skuat arahan Ole Gunnar Solskjaer yang cukup besar, akhirnya pihak klub mengaktifkan klausul tersebut. Bahkan, tak tanggung-tanggung, raksasa Premier League ini memberikan kontrak tiga tahun untuk Matic.

“Manchester United senang bisa mengumumkan bahwa Nemanj Matic telah menandatangani kontrak baru, yang membuatnya bertahan di klub hingga Juni 2023,” bunyi pernyataan resmi United.

Mendapatkan kontrak baru berdurasi cukup panjang, pemain berusia 31 tahun itu mengaku senang. Tentu saja dia siap membantu klub untuk meraih target-targetnya selama tiga musim ke depan.

“Saya sangat senang bisa terus menjadi bagian dari klub yang hebat ini. Sebagai seorang pemain, saya masih bisa berkontribusi untuk tim ini dan masih banyak hal yang ingin saya capai dalam karir saya.”

“Bisa meraih itu bersama Manchester United akan menjadi kebanggaan besar bagi saya.” Ujar Matic sebagaimana dilansir situs resmi klub.

Lebih lanjut, mantan pemain Benfica mengaku sangat optimis dengan peluang Manchester United untuk bersaing dalam perburuan gelar juara di musim-musim berikutnya.

“Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari tim yang menarik seperti ini. Kami memiliki keseimbangan yang bagus antara pemain muda dan juga pemain berpengalaman, dan ada hubungan yang baik di dalam klub ini.” Tandasnya.

Manchester United memang sedang berada dalam jalur yang positif. Dalam 16 laga terakhir, mereka tak pernah terkalahkan dan berhasil meraih 14 kemenangan diantaranya, termasuk dalam laga melawan Bournemouth akhir pekan kemarin.

Matic sendiri belakangan tengah menunjukkan performa yang impresif di skuat Manchester United. Yang bersangkutan kerap jadi starter dan menjadi tandem gelandang Paul Pogba di lini tengah.

Pep Guardiola Akui Akan Sulit Fokus Pada Premier League Saja

Meski gelar Premier League sudah dipastikan jatuh ke tangan Liverpool, tapi tim-tim lain termasuk Manchester City harus tetap fokus pada sisa pertandingan musim ini. Namun, pelatih Pep Guardiola mengakui bahwa itu akan sulit bagi para pemainnya.

Pertandingan Premier League terakhir yang dimainkan Manchester City adalah tengah pekan kemarin. Dalam laga tersebut mereka secara mengejutkan takluk 1-2 dari tuan Rumah. Kekalahan tersebutlah yang membuat persaingan gelar juara berakhir.

Jarak poin dengan Liverpool menjadi 23 poin, praktis Tim Marseyside berhak jadi juara karena musim ini hanya menyisakan tujuh pertandingan saja.

Tentu itu menyakitkan, tapi para pemain Manchester City tampak langsung move on dengan memenangkan pertandingan perempat final Piala FA melawan Newcastle United. Mereka memenangkan laga tersebut dengan skor telak 2-0.

Dengan kemenangan ini, Citizen dipastikan melangkah ke babak semifinal dan akan berhadapan dengan Arsenal.

Namun, diakui oleh pelatih Pep Guardiola bahwa kemenangan tersebut tak lantas membuat pasukannya bisa fokus meraih hasil maksimal di sisa pertandingan Premier League musim ini.

“Setelah kekalahan di London atas Chelsea, tentu saja sekarang kami sedikit kesulitan untuk fokus di Premier League,”

“Kami bermain untuk lolos ke Liga Champions, belum selesai tapi kami sudah dekat, kami membutuhkan dua kemenangan lagi,” ujar Guardiola seperti dikutip Goal International.

Terlebih, Piala FA dan Liga Champions Eropa tidak bisa dipandang sebelah mata, apalagi lawan mereka adalah Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions nanti.

“Namun, tentu saja, sekarang Piala FA dan Liga Champions sedikit berbeda karena fakta bahwa kami bermain di Wembley lagi, musim lalu kami menjadi juara, kini kami berada di semifinal lagi dan itu sangat bagus. Lalu kami mempersiapkan akhir musim melawan Madrid,” tukasnya.

Yang menjadi target pertama Pep adalah membawa timnya melangkah ke babak semifinal dan itu tentu saja bukan target yang mudah dicapai.

“Pertama-tama kami lolos ke semifinal, tak mudah untuk menyerang tim yang beknya bermain sangat, sangat dalam,” tutur Guardiola.

Leroy Sane Dipastikan Tinggalkan Manchester City

Teka-teki masa depan Leroy Sane bersama dengan Manchester City akhirnya terjawab sudah. Setelah beberapa bulan terakhir begitu intens dikaitkan dengan Bayern Munchen, Manchester City mengkonfirmasi bahwa sang winger memang berniat meninggalkan klub.

Sebenarnya, kabar ketertarikan Bayern Munchen terhadap Leroy Sane sudah terdengar sejak musim panas kemarin.

Bahkan, kabarnya saat itu sudah ada kesepakatan antara juara Bundesliga dengan sang pemain, tapi kelanjutannya tak memungkinkan karena sang pemain mengalami cedera. Meski demikian spekulasi transfer ini masih terus terdengar.

Terlebih mengetahui fakta bahwa Sane akan segera berada di tahun terakhir dalam kontraknya bersama dengan raksasa Premier League.

Benar saja, pelatih Pep Guardiola membenarkan bahwa winger muda Jerman tersebut dipastikan bakal meninggalkan klub lantaran sudah menolak perpanjangan kontrak baru.

“Leroy sudah menegaskan bahwa dia tidak mau memperpanjang kontrak. Itu berarti dia ingin pergi. Entah bakal terjadi musim panas ini atau pada akhir kontraknya.” Kata Pep Guardiola kepada Goal Internasional.

Lebih lanjut, mantan pelatih Barcelona ini menegaskan bahwa Manchester City sebenarnya sudah beberapa kali melayangkan kontrak anyar kepada Sane, tapi semuanya ditolak. Jadi pada intinya, Winger Jerman tersebut memang ingin meninggalkan Etihad.

“Klub sudah menawarinya dua atau tiga kali, dan dia menolak semuanya. Jadi, dia bakal bermain untuk klub lain.”

“Leroy menolak kontrak dan semua orang tahu apa artinya itu. Jika di akhir musim ini tecapai kesepakatan antara kedua klub, dia akan pergi. Jika tidak, dia akan bertahan setahun lagi,” Jelas sang juru taktik.

Jelas keputusan tersebut membuat Pelatih Pep Guardiola merasa kecewa, karena bagaimanapun Leroy Sane adalah pemain yang penting. Usianya baru 24 tahun dan masih bisa jadi andalan klub dalam jangka panjang.

“Saya sangat kecewa. Kami menginginkan dia. Dia adalah pemain muda dengan potensi luar biasa dan kualitas luar biasa, pemain seperti itu sulit ditemukan di mana pun,” tandasnya.

Tapi bagaimanapun, Pep tetap menghargai keputusan Sane dan memahami alasan dibaliknya.

“saya memahami itu. Kami menginginkan pemain yang memang ingin bermain untuk klub ini. Kami menghargai dia,” tutupnya.

Agen Isyaratkan Sergio Ramos Bakal Bertahan di Madrid

Masa depan Sergio Ramos di Real Madrid belakangan jadi perbincangan karena kontraknya yang akan berakhir dalam waktu dekat. Namun, Agen transfer sang pemain mengisyaratkan bahwa kliennya akan tetap bertahan di Santiago Bernabeu.

Sebagai informasi, Sergio Ramos sudah kurang lebih 15 tahun membela Real Madrid merupakan pemain yang krusial bagi raksasa La Liga Spanyol tersebut. Ia sudah menjadi tembok pertahanan yang sangat kokoh bagi Los Blancos sejak bergabung dari Sevilla.

Hanya saja, saat ini sang Kapten memiliki sisa kontrak sampai musim panas tahun depan. Sempat beredar kabar bahwa negosiasi kontrak itu berjalan alot, karena pihak Los Blancos dipercaya hanya bersedia memberikan perpanjangan kontrak berdurasi satu tahun saja.

Tak heran jika spekulasi masa depan Sergio Ramos mulai terdengar di media-media Spanyol. Ada yang mengklaim bahwa bek Timnas Spanyol itu akan hengkang dari Santiago Bernabeu. Menanggapi isu tersebut, agen transfer Ramos angkat bicara.

“Ya, dalam sepakbola memang terkadang ada hal-hal yang tidak terduga,” beber Rene Ramos kepada Radio Marca.

Meski demikian, Rene Ramos sangat yakin bahwa kliennya akan lebih mengutamakan opsi bertahan di Real Madrid. Pasalnya, sang pemain sangat mencintai raksasa La Liga Spanyol tersebut sejak bergabung dari Sevilla.

“Sejauh ini ada niatan yang baik dari kedua pihak untuk melanjutkan kerja sama ini. Semoga saja ia pensiun di Real Madrid, karena itu adalah mimpinya dan saya juga tahu bahwa pihak klub ingin ia pensiun di sana.”

Memang, sampai saat ini belum ada kesepakatan dalam negosiasi kontrak baru, tapi Rene menyebut bahwa saat ini prioritas utama Ramos adalah melanjutkan karirnya bersama Real Madrid, tidak ada alternatif lain yang dipikirkan.

“Hingga saat ini kami belum mendiskusikan apapun terkait kontrak ini, namun tidak ada yang perlu dicemaskan. Ketika pihak klub siap untuk berbicara, maka kami akan meladeninya.” ia menandaskan.

Adapun, Real Madrid sendiri memang akan kembali beraksi di La Liga setelah tiga bulan kompetisi itu ditunda. Mereka dijadwalkan menjamu Eibar di Santiago Bernabeu pada hari Senin (15/6) dini hari nanti.