Carlos Bacca Puas Dengan Musim Pertamanya di Villarreal

Carlos Bacca Puas Dengan Musim Pertamanya di Villarreal

Penyerang Internasional Kolombia, Carlos Bacca mengaku cukup
puas dengan performanya bersama dengan Villarreal musim ini.
Menurutnya, penampilannya bersama dengan Klub La Liga Spanyol
tersebut cukup bagus, membuat sang pemain teringat akan periode
suksesnya bersama dengan Sevilla.

Carlos Bacca Puas Dengan Musim Pertamanya di Villarreal

Sebagaimana diketahui, Carlos Bacca memang meninggalkan AC
milan pada bursa transfer musim panas kemarin untuk kemudian
kembali ke La Liga Spanyol dan bermain bagi Villarreal sebagai
pinjaman untuk satu musim ke depan. Keputusan ini diambil oleh
Bacca karena merasa karirnya di Italia tidak begitu mulus.

La Liga Spanyol di satu sisi juga bukan tempat yang asing bagi
Bacca, sebagaimana yang bersangkutan pernah mencatatkan karir
yang cukup sukses bersama dengan Sevilla dengan mengantarkan
klub tersebut meraih trofi Liga Europa di dua musim berbeda,
bahkan menjadi top skorer pada dua periode tersebut.

Bacca kemudian direkrut AC Milan pada bursa transfer musim
panas dua tahun yang lalu, namun karena merasa karirnya kurang
begitu bagus di Italia akhirnya yang bersangkutan memutuskan
hengkang pada musim panas kemarin ke Villarreal dengan status
pinjaman.

Nah, bicara soal masa pinjamannya di Villarreal yang telah
berlangsung selama kurang lebih satu tahun, Carlos Bacca
mengaku cukup puas.

“Tim ini telah meningkatkan levelnya dan mereka telah melihat
yang terbaik dari seorang Carlos Bacca, Tiga atau empat bulan
terakhir telah menjadi periode yang sangat penting bagi saya.
Saya sangat senang sekarang karena saya sekali lagi bisa
kembali sebagaimana Carlos Bacca-nya Sevilla, Brugge dan
Kolombia. Pencapaian saya sekarang ini membuat saya merasa
puas,” ujar sang penyerang di hadapan jurnalis.

Sejauh ini masi belum diketahui, apakah Carlos Bacca akan
melanjutkan karirnya di Villarreal musim depan atau kembali ke
AC Milan.

CEO Juve Akui Buffon Bisa Gabung Paris saint-Germain

CEO Juve Akui Buffon Bisa Gabung Paris saint-Germain

Gianluigi Buffon dipastikan tak lagi membela Juventus musim depan, namun sampai saat ini belum diketahui bagaimana kiper legendaris Italia tersebut akan melanjutkan karirnya. Belakangan dia dikaitkan dengan PSG, dan diakui CEO Juve Beppe Marotta bahwa Buffon memang berpeluang gabung klub Prancis tersebut.

CEO Juve Akui Buffon Bisa Gabung Paris saint-Germain

Sebagaimana diketahui, Buffon memang telah memutuskan untuk tidak lagi berkostum Juventus musim depan. Sebagaimana kabar yang terdengar sejak tahun lalu, kiper berusia 40 tahun tersebut memang berencana pensiun , namun faktanya Buffon sendiri tak menjelaskan apakah dia benar-benar gantung sepatu dari lapangan hijau atau tidak.

Situasi inipun memunculkan spekulasi terkait dengan peluang Buffon tetap bermain bersama dengan klub lainnya di luar italia. Belakangan ini, raksaa LIgue 1 Prancis, Paris Saint-germain diyakini adalah peminat berat Buffon. Bahkan, laporan terkini mengklaim bahwa PSG siap memberikan gaji dua kali lipat lebih besar dibandingkan gaji yang dia terima di Juventus.

Nah, terkait dengan isu tersebut, CEO juventus Beppe Marotta pun mengakui bahwa Buffon bisa saja bergabung dengan Juara Ligue 1 Prancis tersebut.

“Ini adalah hari perayaan. Seorang juara meninggalkan kami, tetapi dia adalah seorang juara karena dia meninggalkan nilai-nilai besar yang tidak hanya diekspresikan di lapangan, tetapi di atas semuanya,”

“Dia harus memutuskan antara beberapa posisi di belakang meja atau terus bermain. Jika dia harus memilih opsi kedua, maka PSG adalah salah satu kandidatnya.” kata Marotta kepada Mediaset Premium.

Buffon, 40 Tahun telah membela Juventus sejak tahun 2001 silam. Selama 17 tahun berkostum Bianconneri, yang bersangkutan telah mencatatkan sembilan gelar Scudetto, 7 diantaranya diraih secara beruntun.

Dicoret Dari Skuat Piala Dunia, Sandro Wagner Pensiun dari Timnas

Dicoret Dari Skuat Piala Dunia, Sandro Wagner Pensiun dari Timnas

Sebuah keputusan yang cukup mengejutkan diambil oleh penyerang Bayern Munchen Sandro Wagner. Setelah tidak ada namanya dalam daftar skuat Final Tim Nasional Jerman untuk ajang Piala dunia 2018 mendatang, pemain berusia 34 tahun tersebut menyatakan pensiun dari panggung Internasional.

Dicoret Dari Skuat Piala Dunia, Sandro Wagner Pensiun dari Timnas

Sebagaimana diketahui, Pelatih Joachim Low memang telah mengumumkan daftar 27 nama pemain yang akan berangkat ke ajang Piala Dunia 2018 mendatang. Dalam daftar tersebut, sejumlah nama beken terlewatkan seperti Mario Gotze dan Sandro Wagner.

Tentu saja keduanya kecewa karena harus melewatkan perhelatan akbar tersebut, terutama bagi Sandro Wagner, karena kemungkinan besar Piala dunia 2018 adalah Piala Dunia terakhir yang bisa dia cicipi, mengingat usianya saat ini telah memasuki 30 tahun.

Tak Heran jika Wagner merasa sangat kecewa karena telah dicoret dari skuat Piala Dunia. Hal tersebut terlihat dari keputusan yang langsung diambil sang pemain Bayern Munchen, dimana dia memutuskan untuk langsung gantung sepatu dari panggung Internasional.

Terkait dengan hal tersebut, pelatih Timnas Jerman, Joachim Low menegaskan bahwa keputusannya tak lain demi kebaikan dari tim Nasional Jerman pada ajang Piala dunia 2018 mendatang.

“Tugas saya sebagai manajer nasional adalah, sayangnya, juga harus menghancurkan mimpi dan membuat keputusan sulit. Ini bukan karena saya tidak suka dengan seorang pemain, namun ini selalu demi kebaikan tim.” Demikian ujar joachim Low kepada reporter.

Wagner, 30 tahun, sebelum ini menjadi bagian dari tim Jerman yang menjuarai Piala Konfederasi pada 2017 lalu. Performanya untuk Bayern di musim ini juga tidak buruk, mengingat ia mampu mengemas 15 gol dan enam assists dari 34 penampilannya di semua kompetisi.

Arsene Wenger Dukung Arteta Tangani Arsenal

Arsene Wenger Dukung Arteta Tangani Arsenal

Arsene Wenger angkat bicara perihal kemungkinan ditunjuknya Mikel Arteta untuk jadi suksesornya di Arsenal pada kampanye musim depan. Menurut juru taktik asal Prancis ini, menunjuk mantan pemainnya itu sebagai pelatih anyar klub adalah gagasan yang bagus, dan Wenger secara pribadi mendukungnya.

Arsene Wenger Dukung Arteta Tangani Arsenal

Seperti diketahui, Arsenal untuk pertama kalinya sejak 22 tahun terakhir ditangani oleh manajer yang berbeda, setelah tercapainya kesepakatan antara Arsene WEnger dengan klub London Utara untuk tidak lagi melanjutkan kerja sama untuk kampanye musim depan.

Tentu saja kepergian Wenger jadi perbincangan media-media Inggris, mengingat yang bersangkutan telah memimpin Arsenal selama kurang lebih 22 tahun lamanya. Namun yang tak kalah menarik adalah siapa yang selanjutnya akan menangani Arsenal dengan taktik anyar setelah 22 tahun bekerja dibawah arahan manajer yang sama.

Belakangan, sejumlah nama kandidat suksesor Wenger di Arsenal terus bermunculan, salah satunya adalah mantan pemain mereka sendiri, Mikel Arteta. Pria asal Spanyol tersebut memang cukup lama di Arsenal sebelum kemudian memutuskan pensiun dua tahun lalu dan bekerja sebagai assisten pelatih Pep Guardiola.

Banyak yang kemudian mendukung gagasan ini, dan manajer Arsene Wenger adalah salah satunya.

“Dia [Arteta] punya semua kualitas untuk pekerjaan ini, ya, dan saya pikir dia adalah salah satu favorit [melatih Arsenal], Dia dahulu adalah seorang pemimpin [di Arsenal] dan punya gairah untuk sepakbola dan dia tahu klub ini dengan baik, dia tahu apa yang penting untuk klub ini dan dia dahulu adalah kapten. Mengapa tidak?”

“Saya meninggalkan banyak pengetahuan, serta orang-orang yang sebelum ini bersama saya seperti Steve Bould yang punya enam tahun pengalaman, dan juga Jens Lehmann. Dia [Arteta] sudah menjadi asisten [Pep] Guardiola, jadi secara keseluruhan saya pikir dia punya kualitas,” kata Wenger kepada beIN Sports.

Demi Sir Alex, Manchester United Akan Berjuang Juarai Piala FA

Demi Sir Alex, Manchester United Akan Berjuang Juarai Piala FA

Manchester United harus berjuang maksimal demi mendapatkan gelar juara Piala FA musim ini. Menurut gelandang muda United, Scott McTominay, trofi piala FA yang berpotensi jadi satu-satunya trofi yang bisa diraih musim ini akan bagus untuk dipersembahkan kepada Sir Alex Ferguson.

Demi Sir Alex, Manchester United Akan Berjuang Juarai Piala FA

Sebagaimana diketahui, Manchester united memang belum meraih trofi apapun sejauh ini. Di Premier League mereka hanya mampu finish di urutan ke-2, meski itu adalah posisi terbaik setan merah sejak ditinggalkan Sir Alex Ferguson pada tahun 2013 silam, namun tetap saja itu tidak membuahkan trofi.

Sementara itu, Sir Alex Ferguson memang tengah mengalami masalah kesehatan. Beberapa waktu lalu, pelatih Legendaris asal Skotlandia itu bahkan harus menjalani operasi darurat karena adanya pendarahan di bagian otak. Namun, sekarang kondisi Ferguson sudah stabil.

Nah, tentu saja akan mengecewakan bagi Sir Alex Ferguson jika bekas klub arahannya gagal meraih trofi musim ini. Karena alasan tersebut, Manchester united menurut gelandang Scott McTominay, sejatinya wajib memenangkan trofi Piala FA musim ini.

“Ini [Piala FA] begitu penting setelah melalui musim yang panjang, Sejauh ini tidak berjalan sesuai rencana di liga dan kompetisi lainnya, namun kami menargetkan Piala FA dan ingin menjuarai trofi. Itulah tujuan Manchester United dan kami ingin melakukannya demi Sir Alex Ferguson juga, mengingat dia tidak dalam kondisi baik saat ini. Ini penting untuk membawa pulang trofi tersebut demi dia.” kata McTominay kepada MUTV.

Manchester United memang akan memainkan partai final Piala FA musim ini melawan Chelsea. Chelsea tentu saja punya motivasi yang tak kalah besarnya untuk memenangkan pertandingan nanti mengingat mereka telah gagal finish di Zona Liga Champions Eropa pada klasemen akhir Premier League.

Jika Argentina Gagal di Rusia, Messi Tidak Akan Pensiun

Jika Argentina Gagal di Rusia, Messi Tidak Akan Pensiun

Kapten sekaligus pentolan Tim Nasional Argentina, Lionel Messi mengaku akan tetap bermain bagi Les Albiceleste jika kembali gagal meraih trofi juara pada kesempatan Piala Dunia 2018 Rusia mendatang. Bintang Barcelona tersebut menilai bahwa Argentina paling tidak mampu menembus empat besar.

Jika Argentina Gagal di Rusia, Messi Tidak Akan Pensiun

Lionel Messi, 30 tahun, memang jadi andalan Argenina selama lebih dari satu dekade terakhir ini. Dia juga berkontribusi besar atas keberhasilan Les Albiceleste menembus babak final Piala dunia 2014, Copa America 2015 dan Copa America 2016. Sayangnya, Messi gagal mengantarkan Argnetina juara di ketiga partai final tersebut.

Terakhir, setelah digagalkan Chile pada Final Copa America tahun 2016 lalu, Lionel Messi secara mengejutkan memutuskan pensiun dari tim Nasional Argentina. Untungnya, setelah mendapat pencarahan dan dukungan dari orang-orang terdekatnya, Messi memutuskan untuk menunda keputusan tersebut.

Lantas, jika Argentina kembali menemui kegagalan saat bermain di ajang Piala dunia 2018 Rusia mendatang, akankah Messi memutuskan gantung sepatu lagi ? well, pria berusia 30 tahun tersebut mengaku tidak akan pensiun dari timnas. Dia juga menyesali keputusannya gantung sepatu selepas kegagalan di Copa America dua tahun lalu.

“Jika kami tak memenangkan Piala Dunia, saya akan tetap bermain untuk tim nasional, Setelah mengatakan itu [mundur] saya pikir itu bukan hal terbaik, itu memberikan pesan yang keliru bagi para pemain muda dan semuanya yang terus berjuang demi mimpi. Selalu mencoba dan berjuang demi apa yang Anda inginkan.” tegas Messi kepada TyC Sports.

Adapun, Lionel Messi sendiri baru saja mengantarkan Barcelona menjuarai La Liga Spanyol, sebelumnya Barcelona juga memenangkan trofi Juara Copa Del Rey alias Piala raja.

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!