Terungkap! Rooney Ternyata Tak Setuju MU Jual Di Maria

Wayne Rooney baru-baru ini mengungkapkan salah satu penyesalan yang dia rasakan semasa masih aktif membela Manchester United. Penyesalan itu adalah kepergian winger Argentina, Angel Di Maria dari Old Trafford.

Sebagaimana diketahui, Manchester United memang merekrut Angel Di Maria dari Real Madrid dengan harga 75 juta euro pada musim panas tahun 2014 silam.

Banyak yang menganggap bahwa perekrutan itu adalah keputusan yang tepat, mengingat winger Argentina tampil garang bersama Real madrid.

Benar saja, pada awalnya penampilan Angel Di Maria sebenarnya tergolong impresif di skuat The Red Devils.

Tapi sayang, pekan demi pekan berlalu, Angel Di Maria mulai dipinggirkan dan kerap jadi sasaran kritik. Alhasil, dia pindah ke Paris Saint-Germain setelah hanya semusim membela panji Setan Merah.

Nah, kepergian Di Maria ini yang disesalkan Rooney, karena menurut sosok yang kala itu menjabat sebagai kapten, eks Benfica adalah pemain yang luar biasa.

“Ia adalah pemain yang sangat luar biasa,” ujar Rooney kepada Sunday Times.

Rooney bahkan mengungkapkan fakta bahwa saat Di Maria datang, pelatih Van Gaal menegaskan bahwa eks Real madrid adalah satu-satunya pemain yang diperbolehkan menggiring bola di atas lapangan.

“Ketika datang ke Manchester United, saya ingat Louis van Gaal mengatakan ini ke tim ‘Dia adalah satu-satunya yang boleh menggiring bola’. Angel bekerja tanpa kenal lelah di atas lapangan.”

“Umpan dan visi permainannya sangat brillian. Ia sebenarnya bisa menjadi bintang besar di United,” ujar Rooney.

Mantan pemain Everton ini menganggap di Maria bukannya gagal di Manchester United, hanya saja dia datang pada saat yang tidak tepat, belum lagi masalah perampokan yang sempat menimpa keluarganya.

“Pada saat itu kami berada dalam periode transisi dan sangat sulit untuk menyesuaikan diri. Ia memiliki anak-anak yang masih kecil dan tinggal dekat rumah saya,”

“Pada saat itu ada seseorang yang mencoba untuk merampoknya dan saya ingat betul, ia dan keluarganya benar-benar terkejut. Sejak saat itu, segalanya menjadi lebih sulit baginya dan memang lebih baik baginya untuk pergi.” ujarnya.

Harry Maguire Akui MU Hanya Kalah Pengalaman

Kegagalan Manchester United di ajang Liga Europa musim ini membuat bek Harry Maguire merasa kecewa. Meski begitu dia bersumpah pada para fans Setan Merah bahwa ia akan menghadirkan lagi trofi secepat mungkin.

Trofi Juara Liga Europa memang jadi satu-satunya harapan Manchester United sebelum kampanye musim ini berakhir. Pasalnya, mereka gagal di dua kompetisi domestik, terlebih lagi Premier League.

Di ajang Liga Europa setidaknya ada secercah harapan setelah keberhasilan melaju ke babak semifinal. Namun, pasukan Ole Gunnar Solskjaer tersebut gagal mewujudkan mimpinya jadi juara di Liga Europa.

Penyebabnya adalah kekalahan dari Sevilla di babak semifinal kemarin. Berhadapan dengan wakil Spanyol di Cologne, Jerman, Manchester United kalah dengan skor 2-1.

Padahal, dalam laga tersebut mereka sempat unggul lebih dulu lewat penalti Bruno Fernandes. Sayang, Wakil Spanyol berhasil mencetak dua gol balasan melalui Luuk De Jong dan Suso.

Kekalahan ini seakan membuat United terkutuk ketika melangkah ke semifinal. Sebab di dua laga semifinal sebelumnya, mereka juga tumbang. Yang pertama di FA Cup dari Chelsea dan Carabao Cup dari Manchester City.

Jelas ini kekecewaan yang besar, namun bek Harry Maguire melontarkan sebuah janji kepada fans Manchester United. Ia mengatakan akan membuat Manchester united kembali memenangkan trofi juara dalam waktu dekat.

“[Trofi] akan segera terjadi. Kami ingin memenangkannya secepat mungkin. Jika kami mengambil langkah raksasa musim depan, kami akan meningkat lagi,” kata Maguire pada BT Sport.

Lebih lanjut, mantan pemain Leicester City mengklaim bahwa Manchester United sebenarnya tampil lebih baik dari Sevilla pada pertandingan tersebut. Satu-satunya alasan kekalahan Setan Merah adalah pengalaman.

“Malam ini kami muncul dan tim terbaik kalah. Mungkin kurangnya pengalaman itu merugikan kami. Kami seharusnya tidak kebobolan gol kedua itu,” keluh Maguire.

Dengan begitu, Manchester United memperpanjang catatan negatif mereka tanpa trofi juara dalam tiga musim beruntun. Faktanya, itu merupakan catatan terburuk Manchester United dalam 31 tahun terakhir.

De Jong Tak Puas Dengan Musim Debuntya di Barcelona

Kendati sering diandalkan Barcelona musim ini, Frenkie De Jong mengaku kurang puas dengan performanya di musim debut bersama raksasa Catalan.

Seperti diketahui, gelandang 23 tahun itu resmi menjadi bagian dari Barcelona sejak bursa transfer musim panas kemarin. Ia ditebus dari Ajax Amsterdam lewat kocek tak kurang dari 75 juta Euro.

Performa apik De Jong bersama dengan Ajax di musim 2018/19 kemarin membuat Barcelona sama sekali tak ragu untuk merogoh kocek sebanyak itu.

Pada musim pertamanya bersama Raksasa Catalan, De Jong bisa dikatakan mendapatkan jam bermain yang cukup reguler. Dia mencatatkan 40 penampilan di semua ajang, mengukir 2 gol dan 4 assist diantaranya.

Bermain bagi Barcelona menurut sang pemain adalah impiannya sejak lama, karena itu dia merasa sangat senang karena musim debutnya sudah tuntas.

“Saya sangat gembira bisa memenuhi mimpi saya untuk bermain di Barcelona,” ujar De Jong kepada Sport.

Terlepas dari hal teknis, De Jong mengaku sangat menikmati kehidupannya di Barcelona. Dia banyak terbantu oleh orang-orang di klub sehingga tak kesulitan dalam proses adaptasi.

“Bermain untuk klub ini selalu menjadi mimpi saya. Saya senang dengan kehidupan saya di klub ini, saya juga senang dengan para staff. Saya benar-benar menikmati kehidupan saya di sini.” Tandasnya.

Hanya saja, di satu sisi De Jong mengakui ada yang mengganjal dengan musim debutnya bersama Barcelona. Sang pemain merasa bahwa harusnya dia bisa bermain lebih baik dari ini.

“Jika kita bicara mengenai performa saya, saya mengakui bahwa saya seharusnya bisa bermain lebih baik di tahun ini.”

“Saya memang tidak sering bermain buruk, namun saya tidak pernah bermain dengan sangat bagus. Jadi saya rasa musim ini cukup Ok, tetapi itu tidak cukup.” ujarnya.

Adapun, saat ini De Jong dan para pemain Barcelona lainnya sedang bersiap untuk melakoni pertandingan melawan Napoli di leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa.

Rencananya, pertandingan tersebut akan berlangsung pada Minggu dinihari WIB nanti (09/08) di Camp Nou.