Harry Maguire Akui MU Hanya Kalah Pengalaman

Kegagalan Manchester United di ajang Liga Europa musim ini membuat bek Harry Maguire merasa kecewa. Meski begitu dia bersumpah pada para fans Setan Merah bahwa ia akan menghadirkan lagi trofi secepat mungkin.

Trofi Juara Liga Europa memang jadi satu-satunya harapan Manchester United sebelum kampanye musim ini berakhir. Pasalnya, mereka gagal di dua kompetisi domestik, terlebih lagi Premier League.

Di ajang Liga Europa setidaknya ada secercah harapan setelah keberhasilan melaju ke babak semifinal. Namun, pasukan Ole Gunnar Solskjaer tersebut gagal mewujudkan mimpinya jadi juara di Liga Europa.

Penyebabnya adalah kekalahan dari Sevilla di babak semifinal kemarin. Berhadapan dengan wakil Spanyol di Cologne, Jerman, Manchester United kalah dengan skor 2-1.

Padahal, dalam laga tersebut mereka sempat unggul lebih dulu lewat penalti Bruno Fernandes. Sayang, Wakil Spanyol berhasil mencetak dua gol balasan melalui Luuk De Jong dan Suso.

Kekalahan ini seakan membuat United terkutuk ketika melangkah ke semifinal. Sebab di dua laga semifinal sebelumnya, mereka juga tumbang. Yang pertama di FA Cup dari Chelsea dan Carabao Cup dari Manchester City.

Jelas ini kekecewaan yang besar, namun bek Harry Maguire melontarkan sebuah janji kepada fans Manchester United. Ia mengatakan akan membuat Manchester united kembali memenangkan trofi juara dalam waktu dekat.

“[Trofi] akan segera terjadi. Kami ingin memenangkannya secepat mungkin. Jika kami mengambil langkah raksasa musim depan, kami akan meningkat lagi,” kata Maguire pada BT Sport.

Lebih lanjut, mantan pemain Leicester City mengklaim bahwa Manchester United sebenarnya tampil lebih baik dari Sevilla pada pertandingan tersebut. Satu-satunya alasan kekalahan Setan Merah adalah pengalaman.

“Malam ini kami muncul dan tim terbaik kalah. Mungkin kurangnya pengalaman itu merugikan kami. Kami seharusnya tidak kebobolan gol kedua itu,” keluh Maguire.

Dengan begitu, Manchester United memperpanjang catatan negatif mereka tanpa trofi juara dalam tiga musim beruntun. Faktanya, itu merupakan catatan terburuk Manchester United dalam 31 tahun terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *